KENDARI, Tirtamedia.id – Pelaku pembacokan 2 warga menggunakan samurai yang terjadi di Lorong Kancil, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia pada, Sabtu (21/5/2022) diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Hal itu diungkapkan Kapolsek Poasia, AKP Tung Guna usai pihaknya mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar tempat tinggal pelaku.
“Informasi dari masyarakat ada gangguan saraf,” ujarnya kepada Tirtamedia.id, Rabu (25/5/2022).
Kendati demikian, saat ini pihaknya sedang mencari keberadaan pekaku. Apabila pelaku telah ditemukan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan medis untuk memastikan kondisi kejiwaan korban.
Diberitakan sebelumnya, 2 orang pria bernama Muh. Syair dan Alimuddin ditebas oleh pria inisial I.
Peristiwa ini bermula saat Muh. Syair akan pulang di rumahnya. Dalam perjalanan atau tepatnya di tempat tersebut, ia dihadang oleh pelaku dan langsung menebas wajah korban.
Sementara itu, Alimuddin yang melihat kejadian itu berusaha memberikan pertolongan, namun ia justru menjadi korban berikutnya. Ia ditebas pelaku menggunakan samurai mengenai kepala bagian belakang.
Pelaku langsung melarikan diri dan kedua korban dilarikan di puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







