KENDARI, Tirtamedia.id – Guna memastikan keamanan terhadap produk makanan di Bulan Ramadhan, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari melakukan pengawasan dan pemeriksaan jajanan takjil yang ada di Kota Kendari, Minggu (03/04/2022).
Dalam giat pengawasan itu, BPOM Kendari menyasar dan memeriksa sejumlah penjual takjil di dua tempat berbeda yang ada di Kota Kendari, yakni di Pasar Anduonohu dan di bundaran Mandonga, Kota Kendari.
Koordinator Sub Pemeriksaan BPOM Kendari, Sienny mengatakan pengawasan dan pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan jajanan buka puasa tidak tercampur zat pengawet atau bahan berbahaya seperti tekstil, formalin, boraks dan sejenisnya.
“Jadi kami akan periksa jajanan buka puasa dengan mengambil sampel makanan dan minuman, apabila ditemukan maka kami singkirkan,” kata Sienny saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut Sienny mengatakan, saat dilakukan uji sampel dalam pengawasan dan pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan satupun takjil atau jajanan buka puasa yang berbahan zat pengawet.
“Jadi untuk keseluruhan berjumlah 64 sampel, di Pasar Anduonohu ada 32 sampel dengan hasil negatif semua, dan Bundaran Mandonga juga sama 32 sampel hasilnya negatif semua,” jelasnya.
Sienny menjelaskan selama bulan Ramadhan BPOM Kendari, akan terus melakukan pemeriksaan secara intens terhadap olahan jajanan makanan di beberapa tempat yang ada di Kota Kendari.
“Hal itu kita lakukan untuk memastikan olahan makan buka puasa atau takjil, tidak mengandung zat pengawet sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Husni Mubarak







