KENDARI, tirtamedia.id – Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 6 Kendari Idham mengaku kasus perkelahian siswinya yang diduga karena Tiktok telah diserahkan kepihak kepolisian.
Idham menjelaskan, alasan pihaknya melakukan itu disebabkan karena salah satu orang tua siswi yang terlibat dalam perkelahian itu tidak mau diajak damai, kendati sudah dua kali dilakukan pertemuan antar kedua belah pihak yang bertikai.
“Setelah dua kali kami mediasi, salah satu orang tua siswa yang diduga jadi korban ini tidak bersedia masalah ini diselesaikan oleh pihak sekolah dan ingin ke jalur hukum, jadi kita sudah limpahkan sepenuhnya ke polisi,” jelasnya, Selasa 19 Oktober 2021.
Terkait sanksi, Idham tidak menyebut sanksi apa yang akan diberikan, selain surat pernyataan yang ditandatangani agar siswi yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya lagi sambil menunggu proses penyelidikan Polisi.
“Karena ini dibawa ke ranah hukum, jadi untuk saat ini kami belum bisa memberikan sanksi. Selain surat pernyataan agar siswa tidak mengulangi perbuatannya lagi, sanksi kita tunggu hasil proses hukumnya bagaimana nanti,” katanya.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial video perkelahian antar siswi yang diketahui merupakan siswi kelas 10 dan 11 di SMAN 6 Kendari. Siswi kelas 10 berinsial A melaporkan dugaan pengeroyokan terhadap dirinya kepada polisi yang diduga disebabkan oleh ketersinggungan kakak kelasnya atas video Tiktok yang dibuatnya.
Penulis : Muhammad Anca







