KENDARI, tirtamedia.id – Identitas mayat pria yang ditemukan di kawasan Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Jumat (4/10/2024) akhirnya terungkap.
Berdasarkan hasil visum tim dokter forensik Biddokkes Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, korban diketahui bernama La Ode Hartono, seorang mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Kendari.
Korban merupakan warga asal Desa Nambo Jaya, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Kepala RS Bhayangkara Kendari, AKBP Dr. Rommy Sebastian, mengungkapkan bahwa dari hasil visum luar, ditemukan sejumlah luka di wajah dan tubuh korban.
“Korban tiba dengan kondisi mengenaskan. Korban diperkirakan meninggal antara 18 hingga 24 jam sebelum ditemukan,” ujar AKBP Dr. Rommy Sebastian pada Jumat (4/10/2024) malam.
Sementara itu, dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Dr. Raja Al Fath Widya Iswara, menjelaskan bahwa korban meninggal akibat mati lemas. Diduga, penyebabnya adalah hantaman benda tumpul di bagian kepala, leher dan tangan yang terbentur berulang kali.
“Korban mengalami luka parah di kepala dan leher, yang kemungkinan besar menjadi penyebab kematiannya,” ungkap Dr. Raja Al Fath.
Usai menjalani visum, pihak RS Bhayangkara Kendari telah menyerahkan jenazah La Ode Hartono kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya, di Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.(*)







