MUNA, tirtamedia.id – Seorang anak dibawah umur (11 tahun) bunga (nama samaran), warga Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna, Sultra,
menjadi korban pelampiasan pria bejat.
Kapolsek Tongkuno Selatan, IPTU Nexon Ode mengatakan, gadis yang duduk dibangku kelas 6 SD ini sering digauli oleh tiga orang pria yakni RA, LA dan FI.
“Pasti ada unsur ancaman. Korban ini dipaksa oleh pelaku untuk disetubuhi,” ujarnya saat dikonfirmasi Tirtamedia.id pada Minggu (26/9/2021).
Aksi ketiganya sudah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Nexon bilang, antara korban dan ketiga pelaku ini masih memiliki hubungan kekeluargaan.
“Korban tinggal di rumah pelaku,” tambahnya.
Perbuatan tak senonoh yang dilakukan oleh para pelaku, terungkap saat korban diintrogasi keluarganya.
Introgasi dilakukan lantaran korban dilarikan di rumah sakit, dan menurut keterangan dokter, korban kekurangan HB akibat pendarahan dan terjadi kerusakan pada vaginanya.
Dihadapan keluarga, korban mengaku sering disetubuhi oleh para pelaku. Pihak keluarga yang tidak terima dengan kejadian ini melaporkan ketiganya di Polsek Tongkuno Selatan.
Kini ketiganya telah diamankan oleh pihak kepolisian dan saat ini sedang diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Untuk diketahui, gadis berkelahiran 2010 itu dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu (25/9/2021) kemarin, akibat penyakit dan depresi yang dia alami. Dia juga sempat menjalani perawatan medis selama beberapa hari.
“Korban mengalami muntah-muntah sehingga dibawa ke Puskesmas Bone lalu setelah pulang dari Puskesmas, sekitar jam 19.00 Wita, korban tiba-tiba meninggal dunia,” pungkasnya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







