KENDARI, Tirtamedia.id – Tari Lumense yang merupakan tarian asal dari Tokotua, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke- 77 pada 17 Agustus 2022 di Istana Negara.
Sebanyak 100 penari Lumense asal Kabupaten Bombana, akan mewakili Sultra, dalam acara kesenian budaya di Istana Negara nanti.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatini menjelaskan, Tari Lumense bisa mewakili Sultra tampil di Istana Negara karena mengikuti seleksi dari Kharisma Event Nusantara (KEN).
“Awal mulanya Tari Lumense bisa mewakili Sultra tampil di Istana Negara yakni, kami mengikuti seleksi dari Kharisma Event Nusantara (KEN), yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI pada Februari 2022 lalu, dan pada saat kami paparan terkait Festival Tangkeno ini ada hal yang dianggap menarik oleh tim kurator yakni makna dari Tari Lumense ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa Tari Lumense merupakan tarian tradisional asal Pulau Kabaena, yang diwariskan turun temurun oleh para leluhur.
“Tarian ini merupakan tarian legendaris, yang hingga saat ini terus dilestarikan, dan tarian tersebut, memiliki makna sebagai tarian ritual untuk mengusir wabah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anisa mengungkapkan di masa pandemi ini, Tarian Lumense sangat tepat ditampilkan di Istana Negara RI, dengan harapan pandemi covid 19 cepat berakhir.
Selain akan tampil di Istana Negara, Tarian Lumense juga masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2022, dan menjadi satu-satunya tarian yang mewakili Sultra.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







