KENDARI, tirtamedia.id – Jelang Natal dan pergantian tahun sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Basah Mandonga Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) melonjak naik.
Kenaikan harga bahkan melonjak hingga 10 sampai 40 persen pada beberapa kebutuhan pokok seperti bawang merah, cabai rawit, tomat dan cabai keriting.
Kenaikan harga hingga 10 persen terjadi pada penjualan bawang merah yaitu mencapai Rp 35 ribu perkilo dari sebelumnya dijual pedagang dengan harga Rp 25 ribu perkilo.
Sementara cabai rawit mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi hingga mencapai 40 persen dari penjualan Rp 80 ribu menjadi Rp 120 ribu perkilonya. Harga Tomat naik menjadi Rp 15 ribu dan cabai keriting naik Rp 80 ribu perkilo.
Menurut pedagang kenaikan harga sudah terjadi sejak satu minggu terakhir atau naik pada awal Desember kemarin akibat pasokan yang mulai menipis imbas dari musim kemarau yang mengakibatkan banyak petani lokal gagal panen.
“Pasokan di sini untuk cabai sudah mulai sedikit karena banyak petani gagal panen jadi kita ambilnya dari selatan Makassar. Dan seandainya kalau tidak ada stok dari sana mungkin harganya bisa naik menjadi Rp 180 perkilo,” kata Rudi salah seorang pedagang Sabtu (09/12/2023).
Pedagang menyebut kenaikan ini akan terus terjadi tiap minggu hingga pada perayaan natal dan tahun baru 2023.
“Ini belum masih naik lagi karena kan nanti Natal banyak kebutuhan dari masyarakat dan nanti selesai tahun baru, baru jatuh harga lagi,” ucapnya.
Dengan kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini pedagang berharap pemerintah dapat menstabilkan harga bahan pokok jelang natal dan tahun baru, agar bisa menjaga daya beli masyarakat.
“Ya kita kan harapannya itu agar pemerintah dapat membantu pedagang untuk kembali menstabilkan harga jangan mahal-mahal sehingga tidak mengurangi daya beli masyarakat,” ucapnya.
Penulis : Husni Mubarak.







