KENDARI, Tirtamedia.id – Kantor Pelayanan Pajak (PPK) Pratama Kendari mencatat sepanjang 2021 berhasil mendapatkan penerimaan pajak sekitar Rp 1.803 triliun atau 103,87 persen dari target penerimaan pajak sebesar Rp 1.736 triliun.
Kepala PPK Pratama Kendari, Muhammad Yusrie Abas mengatakan, capaian tersebut terwujud berkat kerja keras maupun kerjasama serta koordinasi yang baik dari seluruh wajib pajak dan stakeholder PPK Pratama Kendari.
“Capaian PPK Pratama Kendari mengalami pertumbuhan sebesar 26,72 persen, apabila dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 2020 yaitu sebesar Rp 1,422 triliun,” kata Yusrie, Selasa (25/01/2022).
Yusrie menambahkan berdasarkan jenis pajaknya, kontribusi penerimaan pajak PPK Pratama Kendari terbesar disumbangkan oleh pajak penghasilan (PPh), yaitu sebesar Rp 1,040 triliun.
“Kemudian disusul secara berurutan oleh pajak pertambahan nilai (PPN) dan PPnBM sebesar Rp 650 miliar atau 117,85 persen, pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp 71 miliar dan pajak lainnya sebesar Rp 41 miliar atau 0,40 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan penerimaan non PBB sektor perkebunan, sektor perhutanan, sektor pertambangan minyak dan gas bumi. Sektor pertambangan untuk pengusahaan panas bumi, sektor batu bara, dan sektor lainnya, PPK Pratama Kendari menduduki wilayah dengan kontribusi terbesar mencapai 82,75 persen.
“Disusul Konawe Utara (Konut) dengan kontribusi sebesar 56,77 persen,” pungkasnya.
Penulis : Husni Mubarak







