KENDARI, tirtamedia.id – Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipadati masyarakat yang ingin melakukan pemutihan keringanan/pembebasan tunggakan dan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor (PKB), Rabu (01/12/2021).
Program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini, bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di tengah pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sultra Yusuf Mundu menjelaskan, selama dua tahun pandemi Covid-19, pendapatan asli daerah dari pajak kendaraan bermotor mengalami penurunan.
“Hingga november ini pendapatan dari pajak kendaraan baru mencapai sekitar 74 persen, atau baru mencapai sekitar 239 miliar dari target 324 miliar rupiah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, sementara untuk mencapai target tersebut, Dispenda Sultra berinovasi dengan membebaskan denda pajak kendaraan dan pembayaran PKB yang menunggak dan hanya membayar pajak kendaraan pada tahun berjalan.
“Pada inovasi tersebut Dispenda Sultra mengeluarkan kebijakan apabila ada yang menunggak selama empat tahun misalnya, maka yang dibayarkan hanya satu tahun saja, artinya tiga tahun penunggakan dibebaskan dan hanya membayar satu tahun berjalan,” jelasnya.
Pemutihan pajak kendaraan bermotor ini, sambungnya, bertujuan untuk mendata kendaraan dan memudahkan kepolisian mengidentifikasi kendaraan bermotor di Sultra.
Untuk diketahui, pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor ini dimulai sejak 29 November sampai 31 Desember 2021 yang dilaksanakan secara serentak di 14 kabupaten/ kota se-Sultra.
Ke empat belas kabupaten kota tersebut yakni, Kota Kendari, Kolaka, Kolaka Utara (Kolut), Kolaka Timur (Koltim), Buton, Buton Utara (Butur), Bau Bau, Wakatobi, Bombana, Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Konawe Kepulauan (Konkep) dan Kabupaten Muna.
Sementara untuk daerah yang belum memiliki kantor Samsat, seperti Muna Barat (Mubar), Buton Selatan (Busel), dan Buton Tengah (Buteng), Kadispenda Sultra mengatakan, sedang dalam tahap pengupayaan untuk bisa diaktifkan dan dioperasikan, mulai 3 Januari 2022 mendatang.
Penulis : Husni Mubarak







