KOLAKA TIMUR – Sebuah mobil operasional milik Polsek Ladongi, Polresta Kolaka Timur, mengalami kecelakaan tunggal di Desa Lamoare, Kecamatan Loea, pada Sabtu, 25 Januari 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.
Peristiwa ini terekam oleh kamera pemantauan (CCTV), dan video insiden kecelakaan tersebut kini beredar luas di media sosial. Rekaman menunjukkan detik-detik mobil jenis Isuzu dengan nomor polisi XX 2221-29 itu kehilangan kendali sebelum keluar dari badan jalan.
Kapolres Kolaka Timur, AKBP Yudi Palmi Dj, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan diduga disebabkan oleh pecah ban saat mobil sedang melaju.
“Iya, benar. Penyebabnya pecah ban, sehingga kendaraan hilang kendali,” ujar Kapolres Kolaka Timur saat dikonfirmasi.
Menurut Kapolres, insiden bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Syainuddin (44), anggota Polri, melaju dari arah Rate-rate menuju Ladongi.
Saat melintasi Desa Lamoare, mobil tersebut mencoba menyalip sebuah mobil Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi DT 1653 AT yang dikemudikan oleh Parendeng S.Km, M.Kes (55), seorang PNS asal Kelurahan Tababu, Kecamatan Tirawuta, Kolaka Timur.
Namun, saat proses menyalip, ban mobil operasional tersebut tiba-tiba meletus, menyebabkan kendaraan keluar jalur.
“Mobil Isuzu Randis Polri meluncur ke jalur kanan dari arah Rate-rate menuju Ladongi, keluar dari badan jalan, dan akhirnya mengalami kecelakaan,” jelas Kapolres.
Mobil tersebut diketahui membawa dua penumpang, yang juga merupakan anggota kepolisian. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Video rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan mobil tersebut kehilangan kendali secara mendadak sebelum keluar dari jalan utama. Kejadian ini memicu berbagai respons dari masyarakat yang prihatin atas peristiwa tersebut.(*)







