KENDARI, tirtamedia.id – Kontigen Paralimpik Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan bertanding pada Peparnas ke- 16 di Papua, batal berangkat, Selasa (2/11/2021).
Hal itu menyusul, pihak maskapai penerbangan yang akan digunakan para atlet mengalami kendala.
“Iya tadi rupanya ada pembatalan dari Lion Air untuk keberangkatan besok ke Papua,” kata, Ketua NPC Sultra,Kafaruddin saat ditemui awak media, Senin (1/11/2021).
Ia menambahkan, saat dihubungi oleh pihak maskapai, diinformasikan ada beberapa orang atlet juga official harus dibatalkan pemberangkatannya.
“Tadi malam itu ditelepon ada pembatalan 6 orang, rupanya tadi siang juga ditelepon lagi ada pembatalan 20 orang lagi. Insyaallah kita akan upayakan secepatnya sebelum pertandingan dimulai,” ungkapnya.
Meski begitu, Kafaruddin belum bisa memastikan kepastian keberangkatan para atlet tersebut. Saat ini pihaknya, masih akan berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan.
“Saya akan berkoordinasi dulu dengan pihak Lion Air, tapi insyaallah yang jelas paling lama kita berangkat itu hari, Kamis tanggal 4 November,” jelasnya.
Mengenai persiapan para atlet, Kafaruddin mengatakan, secara fisik seluruh atlet sudah siap untuk melakukan pertandingan.
“Persiapan latihan atlet sudah selesai hari Jumat kemarin. Insyaallah sudah siap tanding, saat ini para atlet hanya melakukan persiapan kemas-kemas barang saja,” pungkasnya.
Sementara, para atlet mengaku, sangat optimis bisa memberikan yang terbaik bagi daerah dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya.
Untuk diketahui, Sultra bakal menurunkan lima cabang olahraga (Cabor) pada Paralimpik ke- 16 Papua, terdiri dari cabor renang, catur, tenis meja, bulutangkis dan atletic.
Pada cabor renang akan diisi 2 orang atlet, catur 2 orang atlet, tenis meja 3 orang atlet, bulutangkis 3 orang atlet dan atletik sebanyak 17 orang atlet.
Penulis: Husni Mubarak







