KENDARI, titramedia.id – Tiga kamar kost dan dua kios terbakar, di jalan Martandu, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sabtu (14/8) sekira pukul 09:00 Wita.
Menurut salah seorang saksi mata Rafiun, yang juga merupakan anak dari pemilik kost dan kios tersebut api berasal dari dalam kios yang terletak tidak jauh dari kos-kosan.
“Asap itu pertamakali keluar dari dapur kios yang berjualan nasi kuning, itu masih lapak ibu saya yang disewakan ke orang, kita duga kompor karena itu dapurnya dan itu bangunan paling parah kerusakannya karena hangus semua,” ujar Rafiun
Sementara itu, Balqis (35 tahun) ibu yang menempati salah satu kamar kost mengatakan, kepulan asap datang dari atas plafon kamar, menyusul kobaran api yang membakar seluruh perabotan miliknya.
“Saya langsung lari gendong anakku keluar, hangus semuanya, saya baru tiga hari pindah di sini,” ujar Balqis yang masih terlihat panik.
Kamar kost yang ditempati Balqis adalah bangunan permanen, bersebelahan langsung dengan kios yang diduga sumber api.
Kepala Seksi Pengendali Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Askar mengatakan, pihaknya mendapat laporan tentang kebakaran ini sekitar pukul 10.00 Wita.
“Jam 10 masuk laporannya di kantor, berdasarkan keterangan warga, api muncul bukan karena gas atau kompor, melainkan dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik di warung makan,” ujar Askar.
Api bisa dipadamkan selang setengah jam kemudian. Dinas Damkar bersama personel Polda Sultra dan dibantu warga sekitar bahu-membahu memadamkan api.
Tak kurang dari tiga unit mobil damkar, satu unit mobil watercanon milik Polda Sultra, dan dua unit mobil penjual air bersih dikerahkan untuk memadamkan api.
Satu orang warga dikabarkan mengalami luka sobek pada kaki akibat terkena pecahan kaca saat membantu memadamkan api.
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir hingga 300 juta rupiah.
Penulis: Muhammad Anca







