Kendari, tirtamedia.id – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang gempa bumi tektonik M2,5, Sabtu (18/4/2026) dini hari pukul 01.41 Wita.
Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 3,99° LS dan 122,54° BT, atau tepatnya di darat pada jarak 4 km Tenggara Kendari, dengan kedalaman 5 km.
Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, S.Si., MT, mengatakan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari North.
Nasrol Adil, mengungkapkan berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan dirasakan di Kendari skala intensitas III MMI.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” ujar Nasrol Adil, melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026) dini hari pukul 02.09 Wita.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
“Hingga pukul 01:00 WIB (02.00 Wita), hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan (aftershock),” katanya.
Nasrol Adil, mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi gempa yang disebarkan oleh BMKG melalui kanal resmi terverifikasi diantaranya (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Redaksi







