Kendari, tirtamedia.id – Viral video di media sosial seorang agen elpiji di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Rekaman itu beredar di tengah keluhan warga terkait kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram.
Dalam video berdurasi 58 detik, perekam menyebut lokasi kejadian berada di sekitar simpang Tugu Mowila, Konsel. Sejumlah tabung elpiji 3 kilogram tampak diangkut dari tumpukan tabung dan dimuat ke mobil.
Perekam video mempertanyakan penyaluran elpiji bersubsidi kepada warga sekitar. Menurutnya, warga tetap kesulitan memperoleh elpiji meski masih banyak tabung yang tersimpan.
Perekam juga menyoroti pendataan pelanggan yang sebelumnya dilakukan dengan meminta warga menyerahkan KTP saat pembukaan pangkalan.
“Ini agen apa namanya ini. Di tugu Mowila. Dia pake sendiri tabung (gas) nya ini pa. waktu ko mau buka ini (pangkalan) ko ambil semua KTP nya orang,” kata perekam dalam video yang beredar di media sosial, Senin (8/6/2026).
“Setelah begini orang butuh gas ko edar sendiri. Antar ke Landono orang di sini ko tidak kasih,” lanjutnya.
Unggahan video menyebut warga membeli elpiji 3 kilogram seharga Rp50 ribu per tabung. Harga itu disebut lebih tinggi dibanding harga yang biasanya berkisar Rp25 ribu per tabung.
Video yang diunggah akun Facebook Yonif Ifatriya Dari Timur pada Jumat (5/6/2026) menuai banyak tanggapan netizen.
Sejumlah warganet meminta agar instansi terkait menelusuri informasi yang beredar, termasuk dugaan penimbunan elpiji dalam video viral itu.
Penulis: Husni Mubarak







