KENDARI, Tirtamedia.id – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan bakal menerbitkan 1500 sertifikat tanah, pada program pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun 2022.
Kepala BPN Kota Baubau, Asmanto Mesman menjelaskan, dalam tahapan pelaksanannya Satuan Tugas (Satgas) PTSL dan BPN Baubau lebih dulu memulai kegiatan penyuluhan di tiga lokasi berbeda.
Ketiganya yakni Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kelurahan Kadolo, Kecamatan Kokalukuna dan Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Baubau.
“Kegiatan penyuluhan ini merupakan satu dari beberapa tahapan dalam pelaksanaan kegiatan PTSL, setelah sebelumnya telah melakukan pembentukan panitia dan penentuan lokasi. Setelah kegiatan penyuluhan dilakukan, petugas akan melakukan pengumpulan data fisik dan yuridis sebagai dasar pembuatan sertifikat,” ujarnya, Senin 17 Januari 2021.
Asmanto juga mengatakan, tahun ini BPN Baubau menargetkan 1500 sertifikat yang tersebar di 9 kelurahan, yaitu Bukit Wolio Indah, Kadolo, Kolese, Kaisabu Baru, Tampuna, Waborobo, Lowu-Lowu, Lipu dan Kalia-Lia.
“Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, karena berdasarkan prinsip pelaksanaan PTSL yang mewajibkan semua tanah terdaftar,” jelasnya.
Untuk diketahui, PTSL adalah program prioritas nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATRBPN) untuk memetakan dan mendaftarkan semua bidang tanah yang ada di Indonesia. Hal itu sebagai bentuk perlindungan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat atas tanah yang dimiliki.
Penulis : Muhammad Anca







