KOLAKA, tirtamedia.id – Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan kelas III Pomalaa Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan surat edaran tentang peringatan badai atau cuaca buruk, Senin (06/11/2021).
Surat edaran tersebut dikeluarkan, menyusul perkiraan cuaca buruk serta tingginya gelombang yang mencapai 2 meter hingga 2,5 meter di wilayah perairan Kolaka dan sekitarnya.
Akibatnya, pelayaran di pelabuhan Ferry Kolaka – Bajoe harus ditunda sementara, menunggu hingga cuaca kembali normal.
Tidak hanya itu, akibat angin kencang yang diperkirakan mencapai 45 knots dan kuatnya arus membuat salah satu kapal ferry terseret hingga ke pantai dan nyaris kandas di karang.
Satpel Pelabuhan Penyeberangan Kolaka BPTD Wilayah Sultra, La Radna menjelaskan, penundaan keberangkatan kapal sudah dilakukan sejak, Senin (7/12/2021).
“Benar pak, untuk hari ini karena cuacanya masih ekstrem makanya untuk hari ini tidak ada kapal yang mau kami berangkatkan,” singkatnya.
Diketahui surat Dirjen Perhubungan Laut dan Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai yang bernomor 144/PHBL/2021 tentang maklumat pelayaran, dan juga surat edaran dari BMKG nomor ME.301/006.WP3/PTR/XII/2021 ini. Surat itu dikeluarkan sejak tanggal 6 sampai dengan 11 Desember 2021.
Diinformasikan dalam surat tersebut, menghimbau bahwa perkiraan gelombang akan terjadi di sekitar wilayah perairan teluk Bone bagian selatan, selat Makassar bagian selatan, laut Flores bagian utara dan
laut Flores bagian timur.
Penulis : Husni Mubarak







