Bombana, tirtamedia.id – Penumpang longboat berjumlah 2 orang yang dilaporkan hilang kontak di sekitar perairan Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah kembali ke rumah, Minggu (15/2/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Informasi kepulangan 2 penumpang longboat ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 21.15 Wita dari Zubaedah, istri salah satu korban. Ia melaporkan bahwa keduanya tiba dalam keadaan selamat setelah sempat berlindung akibat cuaca buruk saat perjalanan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa kedua korban tidak dapat berkomunikasi dengan keluarga karena baterai telepon genggam mereka habis.
Korban bernama La Angga (50) dan Renal (20), keduanya warga Desa Napa, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. Sebelumnya, pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, keduanya berangkat dari Pelabuhan Rakyat Dongkala menuju Mawasangka menggunakan longboat dengan pekiraan waktu tempuh sekitar tiga jam.
Namun hingga waktu yang diperkirakan, keduanya tidak kunjung tiba dan tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian, namun hasilnya nihil. Keluarga kemudian melaporkan hal ini ke KPP Kendari.
Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Baubau, ABK Rescue Boat (RB) 210, masyarakat sekitar, serta keluarga korban dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Kabaena .
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan yakni rescue car, RB 210, longboat, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.
Ditemukannya kedua korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Redaksi







