LASUSUA, tirtamedia.id – Sampai saat ini Kepolisian Restort (Polres) Kolaka Utara (Kolut) terus melakukan penyelidikan, dalang dibalik pasangan suami istri (pasutri) yang ditemukan bersimbah darah penuh luka tusukan dalam kamarnya di Desa Ujung Tobaku, Kecamatan Lasusua, Kolut, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat 27 Agustus 2021.
Kapolres Kolut, AKBP Wayan Riko menjelaskan, saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya tak menemukan tanda-tanda mencurigakan seperti kehilangan barang berharga atau sejenisnya.
Ia menduga, saksi kunci dalam peristiwa itu adalah suami korban sendiri bernama Rusman (34). Dugaan itu lantaran, tak ada saksi dan hanya mereka berdua yang ada di dalam kamar tersebut. Bahkan kata dia, pelaku pembunuhan diduga adalah suami korban sendiri.
“Dugaan sementara masih suami korban (pelakunya) mas,” kata Wayan via WhatsApp kepada tirtamedia.id, Minggu 30 Agustus 2021.
Meski begitu, lanjutnya, penyidik belum bisa meminta keterangan dari suami Fitriani Kadir, karena masih menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD Rumah Sakit Djafar Harun Kolut.
“Kemarin siang sudah sadar, tapi pas penyidik ke sana selalu tidur,” tambahnya.
Untuk diketahui, Rusman dan Fitriani pertamakali ditemukan tergeletak penuh tusukan dan bersimbah darah oleh anaknya berusia 9 tahun pada sore hari. Kemudian anak itu memberi tahu tantenya bernama Erma dan masyarakat sekitar untuk memberikan pertolongan.
Saat ditemukan, Rusman sudah tidak berdaya dan dilarikan di rumah sakit, sementara istrinya telah terbujur kaku tidak bernyawa.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







