KENDARI, tirtamedia.id – Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 dikalangan pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 2 Kendari yang berlokasi di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Senin (18/10/2021).
Vaksinasi ini diikuti ratusan pelajar dari MTs Peskil sebanyak 22 orang, SMPN 5 Kendari 10 orang, SMPN 7 Kendari 50 orang, SMPN 12 Kendari sebanyak 10 orang, SMPN 19 Kendari 30 orang dan ratusan siswa SMAN 2 Kendari serta warga lainnya.
Ketua OSIS SMAN 2 Kendari, Indri Ananda Hasanah, berharap, dengan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Binda Sultra, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka secara langsung nantinya bisa dilaksanakan.
“Sesuai dengan janji pemerintah sendiri, jika Indonesia sudah memasuki daerah yang hijau, sudah bebas dari corona, sudah ada 70 sampai 90 persen masyarakat yang di vaksin. Insya Allah nanti pembelajaran tatap muka bisa berlangsung,” katanya.
Indri mengaku, selama corona masih melanda, siswa yang mengikuti pembelajaran via zoom atau online, merasa kesulitan saat menerima materi.
“Jadi kami berharap dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini, pembelajaran tatap muka secara open bisa berlangsung. Sehingga bisa memudahkan kami untuk menerima materi,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Sultra, Brigjen TNI Raden Toto Oktavian, mengatakan, kegiatan vaksinasi di SMAN 2 Kendari juga mendapat support dari puluhan supir angkutan kota (Angkot).
“Kami bersyukur ada komunitas Pete-pete di Kota Kendari untuk menjemput pelajar yang di vaksin,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebagai bentuk kepedulian mereka kepada sopir Pete-pete yang juga dilanda oleh wabah pandemi, pihaknya tak lupa memperhatikan kesejahteraan atau pendapatan mereka semua.
Untuk diketahui, target vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Binda Sultra adalah 5.500 dosis dan saat ini telah mencapai 91 persen. Sementara itu, sekira 468 dosis telah dicapai dalam kegiatan vaksinasi pelajar di SMAN 2 Kendari.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







