KENDARI, Tirtamedia.id – Puluhan pegawai Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pada Kamis (3/11/2022). Bimtek tersebut dilakukan untuk persiapan menghadapi akreditasi di awal tahun 2023..
Ketua Akreditasi RS Bhayangkara Kendari, Hari Setiawan mengatakan, sekitar 80 pegawai baik medis maupun non medis yang dilibatkan dalam Bimtek tersebut. Mereka dibagi menjadi 16 kelompok kerja (Pokja) dan akan berlangsung selama 3 hari.
“Harapannya, seluruh personel rumah sakit yang telah dibagi dalam bimtek tersebut bisa mengetahui kisi-kisi, pertanyaan-pertanyaan, atau berkas-berkas administrasi yang kurang. Sehingga saat survei akreditasi nantinya bisa mendapatkan nilai yang bagus,” ujarnya saat ditemui Tirtamedia.id.
Wakil Kepala RS Bhayangkara Kendari itu menyebut, dalam Bimtek yang dilakukan, pegawai akan mendapatkan banyak materi terutama yang berkaitan dengan mutu pelayanan pasien dan keluarga selama berada di RS tersebut, termasuk mengutamakan keselamatan pasien itu sendiri.
Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Kendari, Sukardi mengatakan, instansi yang melakukan survei ataupun menentukan nilai akreditasi di tahun 2023 nantinya adalah lembaga independen yang telah dipercaya oleh negara yakni Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAPKI).
Saat ini, RS Bhayangkara Kendari masih terakreditasi perdana (bintang satu), namun tahun depan mereka ingin mendapat akreditasi paripurna (bintang lima) artinya lulus tingkat sempurna dari standar akreditasi yang telah ditentukan.
“Ini adalah persiapan menghadapi akreditasi dan semoga kami bisa mendapat hasil yang maksimal dalam hal ini bisa akreditasi paripurna,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang warga bernama Agus Suroso mengatakan, dia sering mendapat pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Kendari. Selama menjalani perawatan, pelayanan yang diberikan oleh para pegawai sangat memuaskan.
“Alhamdulillah, bagus. Cepat dilayani, tidak ribet, dan pegawainya perhatian sama pasien,” tutupnya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru






