KENDARI, tirtamedia.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Kendari menggelar Dialog Multipihak yang dilaksanakan di Swiss-Belhotel Kota Kendari, Selasa 28 September 2021.
Dialog bertemakan “Mempersiapkan Anak Muda di Era Digital” itu, dihadiri oleh Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.
Sulkarnain mengatakan agenda tersebut, merupakan bagian dari kebijakan Pemkot Kendari yang saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi era digitalisasi.
“Sebab di 2025 mendatang Kota Kendari di proyeksikan akan didominasi oleh generasi muda dibawah umur 40 tahun,” ujarnya.
Menurutnya, dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing, tentu menjadi suatu tantangan sekaligus peluang khususnya bagi Pemkot Kendari.
“Jika tidak dapat menghasilkan generasi yang produktif, kompetitif, serta tidak memiliki kemampuan daya saing, maka tentunya akan menjadi beban buat kita. Tetapi kalau kita bisa mengelolanya dengan baik dan mempersiapkan sejak dini, maka ini bisa menjadi peluang,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, dihadapan audience dan juga perwakilan Deputi II Kantor Staf Kepresiden, Abetnego Panca Putra Taringan yang hadir dalam dialog itu, Sulkarnain mengatakan, yang dibutuhkan generasi muda di Kota Kendari adalah peluang dan kesempatan.
“Sebab kalau melihat potensi dan juga kapasitas generasi muda di Kendari, tidak kalah dengan generasi yang ada di tempat lain. Salah satu indikator nya yaitu ada siswa SMA generasi muda kita di Kota Kendari, dipercaya untuk menjadi ketua forum anak nasional, se Indonesia,” bebernya.
“Artinya ini merupakan bukti bahwa sebenarnya generasi muda di kota Kendari mempunyai kemampuan dan juga bisa memanfaatkan kesempatan kalau kemudian mereka diberi tempat atau ruang,” tutupnya.
Di tempat yang sama, perwakilan Deputi II Kantor Staf Kepresidenan, Abetnego Panca Putra Taringan mengatakan, untuk daerah khususnya Sulawesi Tenggara (Sultra) indeks kepemudaan sangat rendah, hal itu disebabkan akses pendidikan yang rendah.
“Jadi ini memang yang menjadi ukuran, perhatian pemerintah untuk kemudian bagaimana secara strategis bisa meletakan posisi pemuda dan peran pemuda didalam Pembangunan,” ujarnya.
Penulis : HMH






