KONAWE SELATAN, Tirtamedia.id – Seorang anak bernama Fajar Ibrahim (9) aasal Desa Waworano, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas tersengat listrik, pada Jumat sore (28/1/2022) sekira pukul 15.00 WITA.
Anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu, menghembuskan nafas terakhirnya usai menyentuh salah satu tiang lampu jalan desa yang ada di Desa Mataiwoi.
Kapolsek Kolono, IPTU Hariyanto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tragis tersebut.
“Benar, kemarin kejadianya,” ujarnya dalam sambungan telepon, Sabtu (29/1/2022).
Dia menambahkan, awalnya korban bersama beberapa rekannya sedang bermain hujan. Tiba-tiba dia menyentuh tiang lampu jalan yang memiliki arus listrik di desa tersebut.
Sontak, korban terjatuh dan langsung tidak sadarkan diri. Rekan-rekan korban yang panik memanggil warga sekitar untuk menginformasikan peristiwa tersebut.
“Sementara main-main hujan, itu tiang kayanya bermasalah apalagi habis hujan. Arus listriknya dia mengalir di situ dan disentuh oleh korban,” bebernya.
Setelah warga setempat dan keluarga korban datang, badan Fajar memanas. Dia langsung dilarikan di Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Sayangnya, sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan tidak bisa tertolong lagi.
Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa susulan, saat ini Polsek Kolono telah berkordinasi dengan pemerintah desa untuk memadamkan listrik dan memperbaiki tiang listrik tersebut.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan hari ini.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







