KENDARI, Tirtamedia.id – Ratusan atlet dayung dari berbagai daerah berlaga pada Festival Dragon Boat atau Perahu Naga yang dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (22/7/2022).
Festival ini menjadi ajang bergengsi para atlet dayung serta wadah untuk menyeleksi atlet-atlet berprestasi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) di Kota Baubau dan Kabupaten Buton pada Desember 2022 mendatang.
Sekaligus menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sultra, Abdurrahman Saleh (ARS) mengatakan, untuk menghadapi ajang nasional maupun internasional yang akan datang, pengurus dan pemerintah harus bersinergi mempersiapkan regenersasi atlet, guna mengantisipasi pensiunnya beberapa atlet di tahun mendatang.
“Secara alamiah atlet kita ini cukup handal, punya potensi tinggal di push saja dan latihan terus menerus,” ujarnya Sabtu (22/7/2022).
Lebih lanjut kata ARS, pihaknya juga tengah merencanakan pembangunan pusat latihan dayung di Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur. Untuk itu ia berharap, kedepan sportifitas dan kebersamaan para pengurus dan atlet bisa ditingkatkan guna memajukan capaian prestasi PODSI Sultra.
“Pusat pelatihannya sedang kita persiapkan untuk proses pembangunan, semoga bisa cepat diselesaikan. Untuk perahu kita sudah punya semua, temasuk perahu internasional,” ungkapnya.
Kegiatan ini dilangsungkan selama 3 hari, sejak 22-24 Juli 2022. Diikuti beberapa Kabupaten/Kota se-Sultra, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) dengan Jumlah peserta 195 orang.
Adapun untuk kategori peserta putra diikuti oleh 8 wilayah diantaranya, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton Utara, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Muna Barat, Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Kota Kendari, Provinsi Sulbar, dan Sulsel. Sedangkan kategori putri diikuti 5 wilayah yakni Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Laworoku Mubar, Kabupaten Buton, dan Provinsi Sulsel.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







