KENDARI, Tirtamedia.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar rapat kerja daerah (Rakerda) program bangga kencana dan rekonsiliasi stunting tahun 2022, Selasa (19/04/2022).
Rakerda dengan agenda penguatan program bangga kencana dan penurunan stunting, melalui optimalisasi sumber daya dan konvergensi lintas sektor dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama program bangga kencana dengan 17 kabupaten kota se- Sultra.
Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Sultra, Asmar mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendukung rencana kerja program bangga kencana tahun 2022, dan pencapaian agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional (RPJMN) 2019-2024.
“Hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini, yaitu adanya penguatan komitmen dan peran pemda serta mitra kerja dalam peningkatan akses pelayanan dan percepatan penurunan stunting di Sultra,” kata Asmar dalam sambutannya.
Selain melakukan penandatanganan kerjasama dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten kota dalam upaya pencegahan stunting, BKKBN juga menandatangani kerjasama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sultra.
Dalam penandatanganan kerjasama atau kesepahaman bersama Perum Bulog Sultra, BKKBN Sultra mendapat suplai beras sebanyak 2.000 paket yang akan disalurkan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting.
Diketahui, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi yang biasa terjadi pada anak dan akan berefek jangka panjang hingga anak berusia dewasa dan lanjut usia.
Penulis : Husni Mubarak







