BUTON, Tirtamedia.id – Tiga orang kru KM Putra Rahim akhirnya berhasil ditemukan, setelah kapal ketiganya karam dihantam ombak, Perairan Lasalimu, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (23/12/2021).
Ketiga kru yang diketahui bernama Labola dan Walahu (ABK KM Putra Rahim) dan Salihi (Captain Kapal) berhasil selamat dalam kejadian naas itu. Mereka ditemukan terdampar oleh nelayan di Pulau Kapota.
Humas Basarnas Kendari, Wahyudi mengungkapkan, kabar ditemukannya korban didapatkan dari masyarakat sekitar.
“”Kami mendapat informasi dari nelayan setempat, tim Rescue SAR Wakatobi langsung menuju pulau tersebut untuk memastikan kondisi ketiga korban,” ujarnya, Jumat (24/12/2021).
Yudi menambahkan, tim SAR berencana akan mengevakuasi ketiga korban dan membawanya ke Pulau Wanci, Wakatobi.
Tetapi, seluruh korban memilih beristirahat di rumah Kepala Desa Kapota. Mereka trauma dengan musibah yang melanda kapal tersebut.
Ditambah lagi kondisi cuaca yang masih buruk, sehingga Tim SAR membiarkan ketiganya untuk beristirahat sementara di tempat itu.
“Dengan ditemukannya ketiga korban tersebut, pencarian terhadap korban KM Putra Rahim ditutup atau selesai,” pungkasnya.
Untuk diketahui, KM Putra Rahim sempat dikabarkan hilang di Perairan Lasalimu, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (23/12/2021).
Kapal tersebut mengalami mati mesin, dihantam ombak, kemasukan banyak air, terombang-ambing hingga akhirnya tenggelam di tempat tersebut.
Di hari yang sama, Tim SAR Wakatobi berusaha melakukan pencarian kepada ketiga korban. Namun karena kondisi sudah malam dan cuaca buruk terus berlanjut, pencarian dihentikan dan rencananya dilakukan hari ini.
Beruntung, nelayan yang menemukan ketiga kru kapal tersebut langsung memberi pertolongan dan menginformasikannya kepada Tim SAR.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







