KENDARI, tirtamedia.id – Polresta Kendari ungkap sumber peluru nyasar yang melukai seorang bocah perempuan berusia 13 tahun inisial SF di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko peluru nyasar tersebut berasal dari anggota Polresta Kendari yang tengah melakukan cipta kondisi.
Aris mengatakan, saat melintas di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, ada sekelompok remaja tengah kumpul sambil memegang senjata tajam.
Ketika didekati, sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tindak kejahatan tersebut melarikan diri hingga membuat salah seorang anggota patroli melepaskan tembakan peringatan.
“Ketika tim patroli mendekat mereka melarikan diri hingga dilakukan tembakan peringatan,” kata Kapolresta.
Dia menambahkan dari cipta kondisi polisi berhasil mengamankan seorang remaja. Cipta kondisi ini dilakukan setelah menerima keresahan warga sekitar.
Aris menyampaikan setelah mengetahui korban tertembak Polresta Kendari kemudian gerak cepat membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.
Reporter : Husni Mubarak.







