“Kita berharap tahun 2023 sirkuit di Nanga-nanga sudah bisa digunakan,” katanya saat ditemui, pada Rabu (9/2/2022).
Saat ini, katanya, sirkuit ini masih dalam tahap pembangunan. Untuk menuntaskan itu, pihaknya terus membangun kerja sama dan masih membutuhkan anggaran yang ditaksir mencapai Rp 30 miliar.
Anton menambahkan, IMI bukan hanya sekedar wadah untuk mempertemukan sesama pecinta otomotif, tetapi IMI menjadi ruang pengabdian sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
“IMI merupakan sarana kita untuk mengambil peran membangun karakter bangsa. IMI adalah organisasi non profit, bukan organisasi untuk menjadi tempat mencari keuntungan pribadi,” katanya.
Ketua Umum IMI Pusat, Bambang Soesatyo mengatakan, komunitas IMI ini dapat memperkuat semangat persaudaraan dan semangat kebangsaan.
“Semoga semangat di antara para komunitas makin memperkuat silaturahmi, makin memperkuat rasa memiliki kebangsaan untuk menjaga NKRI dari berbagai gangguan,” katanya.
Menurut Ketua MPR RI ini, pilihan pembangunan sirkuit Nanga-nanga merupakan pilihan tepat, karena dapat mendatangkan para penggemar otomotif di seluruh dunia. Sehingga hal itu akan meningkatkan pendapatan daerah dan ekonomi masyarakat.
“Menyelesaikan sirkuit akan mendongkrak ekonomi masyarakat Sultra. Pak gubernur, ada 6 sampai 7 perusahaan tambang, jika semuanya mengambil kontribusi maka pembangunan sirkuit akan segera selesai karena hal ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, pelantikan ini terbangun karena kekompakan di antara semua pengurus, layaknya sebuah tim kerja berlandaskan semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.
“Menata format dan peningkatan konsolidasi dalam menyikapi dan merespon perkembangan pembangunan olahraga bermotor di daerah ini yang teraktualisasi secara nyata, dalam bentuk program kegiatan pembinaan atlet olahraga bermotor di Sultra,” katanya saat turut hadir dalam pelantikan Ketua IMI Sultra periode 2021-2026.
“Melalui perencanaan dan pengkoordinasian, dalam melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet guna mewujudkan prestasi keolahragaan menuju prestasi internasional,” tutupnya.
Untuk diketahui, Anton Timbang dilantik langsung oleh Ketua Umum IMI Pusat, Bambang Soesatyo. Turut hadir Gubernur Sultra, Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra. Dia juga telah menahkodai IMI Sultra untuk periode ketiga dimulai dari periode 2013-2017, 2017- 2021 dan 2021-2025 mendatang.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







