KENDARI, Tirtamedia.id – Sejumlah panitia juri dan wasit yang bertugas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke- 14 Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku belum menerima honorarium yang dijanjikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra.
Padahal perhelatan Porprov sudah usai atau berakhir pada beberapa waktu lalu. Dimana penutupan dilakukan langsung oleh gubernur Sultra, Ali Mazi di Kotamara Kota Bau-Bau pada Sabtu 3 Desember 2022.
“Honor panitia sama wasit/juri belum masuk. Belum jelas padahal Porprov sudah selesai,” kata Ari salah seorang panitia Cabor Atletik saat dihubungi, Kamis (08/12/2022).
Bendahara KONI Sultra, Zein menjelaskan pembayaran honor panitia wasit dan juri masih belum diselesaikan karena terkendala data yang diterima serta proses pembayaran perbankan selain dari bank sultra masih dalam proses.
“Masih ada beberapa kendala salah satunya data yang kami terima belum rampung. Proses pembayaran di luar bank Sultra juga masih dalam proses clering,” ungkap Zein Bendahara KONI Sultra.
KONI berjanji akan terus berupaya untuk menyelesaikan proses pembayaran honor panitia, wasit/juri yang belum tuntas dengan anggaran yang disiapkan sekitar Rp 2 miliar.
“Sekarang ini prosesnya sementara berjalan pembayaran, kita upayakan honor panitia, wasit juri dan dewan hakim kita selesaikan step by step,” tutupnya.
KONI Sultra mencatat dari 39 cabor yang dipertandingkan, sebagian panitia, wasit juri telah menerima honor sesuai daftar hadir panitia saat bertugas dimana honor yang diberikan yakni sebanyak Rp 400 ribu per hari.
Penulis : Husni Mubarak







