KENDARI, Tirtamedia.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) kependudukan di Hotel Kubah 9 Kendari, Kamis (02/06/2022).
Dalam agenda launching ADM kependudukan tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh dan Gubernur Ali Mazi bersama jajaran Forkopimda.
Kepala Dukcapil Sultra, Ismail Lawasa mengatakan ADM kependudukan merupakan salah satu terobosan yang dikeluarkan oleh Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dalam urusan pelayanan publik.
“Salah satu fungsinya yaitu mempercepat serta mempermudah masyarakat dalam mengurus data kependudukan, seperti mencetak kartu keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, tanpa menunggu proses yang lama,” katanya.
Ismail Lawasa mengungkapkan selain mempermudah pengurusan, Anjungan Dukcapil Mandiri atau ADM juga dapat menghindarkan masyarakat dari pungutan liar (Pungli) yang dilakukan para oknum atau calo saat mengurus data kependudukan.
“Dengan adanya terobosan ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan kepengurusan data kependudukannya tanpa berbelit-belit, tanpa calo maupun pungutan-pungutan liar,” ujarnya.
Ia mengaku akan mengajukan permohonan di Kementerian Dalam Negeri untuk penganggaran ADM, sehingga dapat direalisasikan dan diterapkan di 17 kabupaten kota di Sultra.
Untuk diketahui, Anjungan Dukcapil Mandiri atau ADM adalah mesin percetakan data Kependudukan, dimana alat tersebut dapat mempermudah serta mempercepat pembuatan kartu keluarga maupun kartu tanda penduduk elektronik.
Penulis : Husni Mubarak







