KONAWE, Tirtamedia.id – Kapolsek Routa Polres Konawe Ipda Muhdin M Tidore menjemput dan mengevakuasi anak penderita gizi buruk di daerah pelosok Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara.
Seorang anak penderita gizi buruk yang tinggal di daerah terisolir Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa dievakuasi pihak Kepolisian Polres Konawe pada Minggu (16/10/2022).
Fatimah (10) dijemput langsung oleh Kapolsek Routa Polres Konawe, Ipda Muhdin M Tidore dirumahnya yang berada di Desa Parudongka, Kecamatan Routa, berjarak puluhan kilo dari pusat kota.
Melihat Kondisi Fatimah yang memprihatinkan membuat kapolsek terharu dan meminta pihak keluarga untuk segera membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe.
Fatimah merupakan anak ketiga dari ayah bernama Yahya dan ibu bernama Widianty yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Karena keterbatasan biaya orang tua, Fatimah hanya dirawat seadanya di rumah.
“Anak ini kami temukan didalam rumah transmigrasi yang sangat memprihatinkan. Dibiarkan begitu saja, tidak ada perawatan dari medis sehingga kami spontan inisiatif membawanya ke rumah sakit,” kata Kapolsek Routa Polres Konawe Ipda Muhdin M Tidore.
Dengan menggunakan mobil ambulans Kapolsek Ipda Muhdin M Tidore segera membawa Fatimah ke RSUD Konawe untuk mendapatkan perawatan medis.
Usai dirawat, saat ini kondisi Fatimah mulai membaik dan sudah dapat berinteraksi menggerakkan kedua tangan yang sebelumnya kaku dan sakit saat disentuh.
Pihak rumah sakit menjelaskan jika fatimah menderita gizi buruk dan terindikasi mengalami demam rematik sehingga membuat sekujur tubuhnya tidak dapat digerakkan.
“Ada infeksi paru juga dan tanda-tanda kekurangan cairan, karena ini adalah penyakit kronik kita akan lakukan perawatan pelan-pelan sambil menunggu perawatan selanjutnya,” ungkap dr. Rofikoh Mansur Dokter Anak RSUD Konawe, pada Rabu (19/10/2022).
Sebelumnya Fatimah adalah seorang anak yang aktif dan suka bermain sejak beberapa bulan usai mengikuti ujian sekolah. Kondisinya mulai memburuk, hingga dinyatakan mengidap penyakit kekurangan gizi atau gizi buruk.
Karena tidak adanya biaya juga akses ke puskesmas jauh orang tuanya hanya mampu merawat fatimah seadanya hingga dievakuasi ke rumah sakit oleh kapolsek Routa Polres Konawe.
Penulis : Husni Mubarak







