KENDARI, Tirtamedia.id – Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhamburan menyelamatkan diri, usai gempa susulan 5,2 magnitudo kembali mengguncang pesisir Kabupaten Konawe yang berbatasan langsung dengan Kota Kendari, Sabtu (26/3/2022) sekira pukul 21.20 WITA.
Bahkan, sejumlah pengunjung salah satu Warung Kopi (Warkop) yang terletak di Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, berhamburan ke pinggir jalan.
Pantauan media ini, warga yang berlarian saling tabrak antara satu dengan yang lain. Beberapa orang menabrak kursi bahkan ketika berlari menyelamatkan diri, mereka melupakan tas, HP dan beberapa barang berharga lainnya.
“Kayak mau roboh mi ini gedung, makanya kita lari semua,” ujar Sri Wulandari saat ditemui.
Tak hanya di tempat nongkrong, sepanjang jalan di area MTQ Kendari, warga terpantau berhamburan meninggalkan rumah. Mereka panik jangan sampai gempa bumi ini merobohkan gedung dan menimpa mereka.
Sementara itu, warga Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Punggolaka, Kota Kendari, bernama Nirmala mengaku, ketika gempa bumi terjadi dia sedang tertidur. Dia kaget merasakan getaran dan gelas yang berjatuhan bahkan pecah di lantai.
“Saya kaget dia pecah gelas. Digoyang sama gempa, kita lagi di luar semua ini,” ucapnya.
Data yang dihimpun dari BMKG, gempa bumi ini berkekuatan M 5,2 berlokasi pada titik 3.83 LS 122.69 BT di kedalaman 10 Km area Timur Laut Kendari.
Untuk diketahui, dalam waktu kurang dari 24 jam, gempa yang terjadi di Kabupaten Konawe sudah terjadi selama 9 kali.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







