KENDARI, tirtamedia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal menggelar vaksinasi booster pada awal Februari 2022.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg Rahminingrum, saat ditemui awak media, Rabu (12/1/2022).
Ia menyebutkan, vaksinasi booster dilaksanakan lantaran capaian angka vaksinasi dosis kedua di Kota Kendari baru mencapai 60 persen.
“Karena dosis dua di Kota Kendari baru 57,04 persen, itu kalau kita mengacu ke data fasilitas kesehatan (faskes). Tapi kalau mengacu pada data Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dosis dua baru 41,36 persen,” jelasnya.
Rahminingrum menyebut untuk mencapai angka 60 persen, Kota Kendari saat ini sedang menyusun strategi percepatan dosis dua untuk vaksinasi bagi lanjut usia (Lansia) dan percepatan vaksinasi secara keseluruhan.
“Bersama dengan TNI-POLRI dan juga pihak terkait, akan terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat yang belum vaksin baik dosis satu maupun dosis dua. Agar secepatnya kita capai target, sehingga awal Februari kita sudah dapat melaksanakan vaksinasi booster,” ujarnya.
Rahminingrum menerangkan, penggunaan dan pemberian vaksinasi booster tidak jauh berbeda dengan vaksin sebelumnya.
“Sebetulnya sama vaksinasi booster dengan pemberian vaksin baik dosis satu maupun dosis dua, yakni sama-sama memberikan kekebalan tubuh dalam mencegah Covid-19,” ungkapnya.
Rahminingrum juga menyampaikan, untuk jangka waktu pemberian vaksinasi booster, yakni paling cepat enam bulan setelah melakukan vaksinasi dosis kedua.
“Dan vaksinasi booster ini sendiri diperuntukkan bagi masyarakat umum, namun lebih diprioritaskan pada kalangan lansia dan masyarakat rentan,” tutupnya.
Untuk diketahui, berdasarkan keputusan dan instruksi Presiden, pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan pada 12 Januari 2021 bagi semua daerah di Indonesia.
Penulis : Husni Mubarak







