KENDARI, tirtamedia.id – Tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berharap peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-76, bisa menjadi harapan baru bagi warga agar pandemi Covid-19 cepat berlalu.
Mereka yang sampai saat ini terus berjuang menangani pasien Covid-19 dari ruang isolasi, tidak ingin ketinggalan memberikan doa dan harapan di hari jadi Indonesia ke-76.
Harapan itu disampaikan sejumlah nakes yang bertugas di ruang isolasi pasien Covid-19 di eks SMA Angkasa yang terletak di kawasan Bandara Haluoleo, Konawe Selatan (Konsel).
Terlebih dalam satu pekan terakhir, angka kasus Covid-19 di Kendari terus mengalami penurunan. Data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kendari menunjukkan penurunan kasus mencapai 60 persen, dibanding dua bulan terakhir.
“Harapan kami selalu diberi kesehatan, bisa berkumpul lagi bersama keluarga. Tentu kami berharap semoga wabah ini cepat berlalu agar Indonesia bisa kembali pulih seperti dulu lagi,” ucap salah seorang nakes di ruang isolasi Eks SMA Angkasa.
Para nakes di ruang isolasi tersebut, juga berharap pemerintah kota maupun pemerintah provinsi dapat memberikan apresiasi berupa pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN) atas perjuangan nakes sebagai garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Apresiasi untuk perjuangan nakes dalam menghadapi pandemi covid-19 agar dapat diangkat menjadi ASN. Terkhusus buat Pemerintah Provinsi Sultra untuk lebih memprioritaskan tenaga relawan Covid-19 yang rela berjuang dalam menangani pasien dan diusulkan kepusat agar diangkat menjadi ASN,” pintanya.
Selain itu, para nakes juga berharap agar tunjangan maupun gaji mereka bisa dibayarkan dengan lancar dan tepat waktu.
Ketua Ikatan Dokter (IDI) Kota Kendari, dr. Algazali Amirullah mengaku, di momen ini seluruh nakes di Kota Kendari terus berupaya untuk memberikan pelayanan dan penanganan terbaik untuk masyarakat.
Harapan agar pandemi Covid-19 dapat berakhir, lanjut Algazali, menjadi doa seluruh nakes di Indonesia, khususnya Kota Kendari. Untuk dapat memutus mata rantai Covid-19, dibutuhkan sinergitas seluruh pihak.
“Kami nakes, dokter, bidan, perawat, analis, farmasi dan seluruhnya adalah yang di awal memberikan pelayanan kesehatan. Olehnya mari bantu kami untuk memberikan pelayanan yang berhubungan dengan kesehatan,” harapnya.
Sama seperti nakes lainnya, Algazali juga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan nakes yang bertugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.
Hingga Rabu, 18 Agustus 2021, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kota Kendari mencatat 9 kasus positif tambahan. Sembilan kasus baru itu tersebar di enam kecamatan yakni kecamatan Baruga 2 kasus, kecamatan Kadia 1 kasus, kecamatan Kambu 1 kasus, kecamatan Poasia 1 kasus, kecamatan Puuwatu 1 kasus dan kecamatan Wuawua 1 kasus.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kendari, dr Algazali Amirullah mengungkapkan, kasus sembuh juga terus meningkat setiap harinya. Per 18 Agustus 2021, terdapat 49 kasus sembuh.
“Selama seminggu terakhir kasus sembuh terus bertambah, dan kasus positif baru juga semakin berkurang. Kita berharap ini bisa terus dijaga, masyarakat dihimbau terus menjaga prokes dengan baik, sehingga pandemi benar-benar bisa berakhir di Kota Kendari,” ujarnya.
Algazali memaparkan, sampai saat ini kasus sembuh di Kota Kendari mencapai 6.843 orang, dengan presentase kesembuhan sebesar 92,01 persen.
Penulis: Fahmi






