KENDARI, Tirtamedia.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) semester satu di Sultra tumbuh positif, baik dari segi pendapatan maupun belanja negara.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Sultra, Syaiful mengatakan hingga Juni 2022 pendapatan negara mencapai Rp 1,45 triliun atau 41,12 persen, dari target APBN naik sebesar Rp 112 miliar atau 8,36 persen dibandingkan pada periode yang sama pada 2021.
Syaiful mengungkapkan untuk penerimaan negara bukan pajak (BNPB), tumbuh signifikan sebesar 44,35 persen dan penerimaan perpajakan tumbuh sebesar 0,95 persen.
“Sedangkan untuk belanja pemerintah pusat mencapai Rp 2,82 triliun atau 41,86 persen dari pagu APBN, atau turun sebesar Rp 634,4 miliar yang disebabkan turunnya realisasi belanja pegawai dan barang modal dibandingkan bulan Juni 2021 lalu,” ungkapnya.
Sementara itu, lanjut dia, untuk transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp 7,7 triliun atau 48,89 persen, dari pagu APBN turun sebesar Rp 63,48 miliar atau 0,82 persen.
“Untuk dana desa yang mampu tumbuh sekitar 10,62 persen dan dana alokasi umum (DAU) yang tumbuh 5,74 persen belum sebanding dengan penurunan transfer ke daerah,” bebernya.
Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sulawesi Tenggara berharap dengan trend yang positif tersebut, diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Penulis : Husni Mubarak







