KENDARI, Tirtamedia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencataat, terdapat 172 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kebanyakan pelajar mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Kepala Bidang (Kabid) SMK Dikbud Sultra, J.H Bawondes saat ditemui di ruangannya mengatakan, 172 SMK pada semester ganjil atau 2022/2023 ini terdiri dari 103 berstatus negeri sedangkan 69 masih berstatus swasta.
Kebanyakan siswa yang masuk di SMK, baik negeri maupun swasta yang tersebar di 17 kabupaten/ kota itu memilih mengambil jurusan TKJ.
Jurusan ini merupakan ilmu berbasis teknologi informasi dan komunikasi terkait kemampuan algoritma, pemrograman komputer, perakitan komputer, perakitan jaringan komputer, pengoperasian perangkat lunak, dan internet.
“Yang paling banyak diminati itu sebenarnya TKJ, kemudian disusul jurusan lainnya seperti otomotif, tata boga, tata busana, dan pertambangan,” ujarnya, Rabu (31/8/2022).
J.H Bawondes menambahkan, pelajar SMK memiliki potensi dan peluang kerja yang cepat diperoleh. Pasalnya, Dikbud Sultra bersama sejumlah pelaku usaha telah melakukan MoU sehingga lulusannya langsung direkrut dan dipekerjakan.
“SMK-SMK kita ini sudah MoU dengan pelaku usaha. Sejauh ini, sudah ada ratusan lulusan yang kita yang langsung bekerja,” tambahnya.
Hingga saat ini, J.H Bawondes mengaku, pihaknya terus melakukan pendataan SMK-SMK di Sultra dan jurusan yang akan dibuka ke depan. Dia berharap, pelajar yang bakal memasuki SMK nantinya bisa mengasah kemampuan demi menunjang karir mereka kelak.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







