KENDARI, Tirtamedia.id – Dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN Kota Kendari menggelar workshop tentang penguatan kapasitas kepada insan media untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniaty mengatakan peran insan media dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia sangat penting, terkhusus di Kota Kendari.
“Peran insan media ini sangat penting dalam membantu penekanan penyalahgunaan narkoba di Kota Kendari, apalagi kita ketahui narkoba ini semakin merajalela di Indonesia. Inilah pentingnya kegiatan workshop ini dengan melibatkan beberapa unsur organisasi media,” ucap Murniaty saat gelar kegiatan Workshop di salah satu Hotel di Kota Kendari, Rabu (8/6/2022).
Ia juga mengatakan selain peran media, peran orang tua dan lingkungan juga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dalam mengajarkan anak-anak tentang agama sejak dini, mengontrol emosional saat berkomunikasi dengan anak.
“Kepada para orang tua agar peduli pada tumbuh kembang anak, terutama pergaulannya. Karena sikap orang tua yang cuek dapat mempengaruhi psikologi dan mental anak,”Katanya.
Dalam acara KOTAN yang diselenggarakan BNN Kota Kendari melibatkan Ketua Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Kendari Akhmad Suhartono dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Rosniawati, serta sejumlah awak media yang ada di Kota Kendari.
“Jadi dalam kegiatan yang kami selenggarakan ini, kami hadirkan Kepala LPP RRI Kendari dan Ketua AJI Kendari untuk menjadi narasumber di Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) ini,” pungkasnya.
Tak hanya menggelar workshop, BNN juga menggelar donor darah, dengan target 50 kantong darah yang nantinya akan diberikan kepada pihak PMI.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







