Kendari, tirtamedia.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan dari Bapak Rahim, salah satu anggota keluarga korban, tentang dua orang yang hilang di area kebun Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Rabu (3/10/2024).
Kedua korban yang merupakan pasangan suami istri, Abdul Rahman (77) dan Siti Rasdiana (76), dilaporkan tersesat dan kelelahan saat berada di kebun tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas pada pukul 14.40 WITA, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR. Lokasi kejadian berada sekitar 3,15 kilometer dari KPP Kendari.
Tim tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya penyisiran di sekitar kebun. Sekitar pukul 15.40 WITA, kedua korban berhasil ditemukan pada jarak 3,37 kilometer arah tenggara dari lokasi pelaporan dalam kondisi selamat. Tim Rescue kemudian mengevakuasi mereka ke rumah keluarga di Kecamatan Nambo dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terkait kondisi membahayakan manusia di Kebun Nanga-Nanga dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ungkap Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S.
Kedua korban dilaporkan pergi ke kebun pada pukul 08.00 WITA untuk memeriksa lahan yang rencananya akan dijual. Korban yang berasal dari Kota Parepare, Sulawesi Selatan, baru tiba di Kendari tiga hari yang lalu. Pada pukul 11.00 WITA, mereka sempat menghubungi kerabat dan mengabarkan bahwa mereka tersesat dan kelelahan. Namun, saat dihubungi kembali untuk memastikan lokasi, ponsel korban sudah tidak aktif.
Cuaca saat proses penyelamatan berlangsung dalam kondisi cerah, yang memudahkan upaya pencarian oleh Tim Rescue.
KPP Kendari mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di area yang berpotensi menyulitkan akses atau navigasi, terutama bagi warga lanjut usia.(*)







