KENDARI, tirtamedia.id – Ayahanda almarhum Muhammad Yusuf Kardawi, Ramlan ingatkan mahasiswa untuk senantiasa menggelar aksi unjuk rasa secara damai, tertib, bermartabat tanpa adanya anarkisme dan pengrusakan fasilitas umum.
Pesan itu disampaikan Ramlan saat dihubungi tirtamedia.id, Sabtu 18 September 2021. Ramlan mengaku, sangat mengapresiasi dan menghargai perjuangan semua pihak, khususnya mahasiswa yang terus berusaha mencari keadilan atas tewasnya almarhum Yusuf dan almarhum Randi.
“Dan yang tidak kalah penting, faktor keselamatan bagi setiap orang yang melakukan aksi unjuk rasa. Kalau soa aksi untuk mencari keadilan, pada dua rekan mereka yang meninggal pada aksi demo dua tahun lalu merupakan hal yang wajar.” ungkap, Ayahanda almarhum Muhammad Yusuf Kardawi, Ramlan, Sabtu 18 September 2021.
Tak lupa, Ramlan juga memberikan ucapan terima kasih terhadap seluruh pihak, khususnya pada mahasiswa di Kendari atas empat terhadap keluarga kedua korban dan terus berupaya mencari keadilan atas kematian almarhum Randi dan almarhum Muhammad Yusuf Kardawi.
“Kami sangat menghargai perjuangan semua pihak, terkhusus adik-adik mahasiswa yang sampai harus turun ke jalan dalam mencari keadilan untuk kedua almarhum dan keluarganya,” tutupnya.
Untuk diketahui, aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Kendari pada Kamis, 26 September 2019, menyebabkan dua mahasiswa meninggal dunia.
Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di dada sebelah kanan.
Sementara Muhammad Yusuf Kardawi (19) juga tewas diduga akibat ditembak di depan gedung Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara, 26 September 2019.
Sampai kini, polisi belum bisa mengungkap pelaku penembakan atas tewasnya dua mahasiswa tersebut.
Redaksi







