KONUT, tirtamedia.id – Seorang siswa SMA Negeri 11 Kendari bernama Gilang Ramadhan (16) meninggal dunia usai terseret arus saat berenang di Pantai Taipa Konawe Utara (Konut) pada Selasa (13/6/2023) sore..
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban bersama 5 orang temannya sesama siswa SMA Negeri 11 Kendari berlibur di pantai wisata Taipa Konawe Utara, saat sedang asik berenang di sekitar pantai tiba-tiba gelombang tinggi menyeret korban hingga tidak terlihat di permukaan.
Kapolsek Sawa Polres Konawe, Iptu Agustian menuturkan saat peristiwa itu terjadi korban sempat dinyatakan hilang akibat terseret arus, setelah beberapa saat kemudian korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Sekitar 15 menit setelah Muh Rusli Arifin (rekan korban) diselamatkan warga dan Polsek Sawa sedang melakukan pencarian tiba-tiba jasad korban muncul dan terapung di atas permukaan air di sekitar TKP,” ujar Kapolsek.
Agustian menambahkan usai ditemukan, korban dilarikan ke Puskesmas Sawa untuk mendapatkan pertolongan pertama namun nyawa korban sudah tidak dapat tertolong akibat banyak kemasukan air laut.
“Saat ini jasad korban atas nama Gilang Ramadhan masih berada di Puskesmas Sawa sedang menunggu keluarga yang menjemput sedangkan rekannya Arifin dirujuk ke rumah sakit Bahteramas Kendari,” ungkap Kapolsek.
Untuk diketahui selain Arifin (17) korban yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut yakni Muh. Zaki (17), Ahmad (17) dan Oceng (40).
(Penulis : Husni Mubarak/tirtamedia.id).







