KENDARI, Tirtamedia.id – Jemaah Calon Haji Kota kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kuota tahun 2020, yang akan diberangkatkan tahun 2022, hanya 294 orang, dari total 581 orang.
Menurut Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kendari, Sunardin, pengurangan ini disebabkan kebijakan pemerintah Arab Saudi, hanya mengizinkan Jemaah Calon Haji berusia 65 tahun ke bawah, karena hingga saat ini, WHO belum mencabut status pandemi Covid-19.
“Pertimbangan ini bukan berada di pihak pemerintah Indonesia, pertimbangan ini berada di pihak pemerintah Arab Saudi, karena memang sampai hari ini, pandemi covid belum dicabut WHO,” jelas Sunardin di ruang kerjanya, Selasa (26/4/2022).
Sunardin menyebut, salah satu pertimbangan pengurangan kuota ini, karena Jemaah Calon haji lanjut usia masih rentan paparan Covid-19. Kemenag Kendari, melakukan verifikasi untuk menyesuaikan data KTP dan Paspor 294 Jemaah Calon Haji yang akan diberangkatkan tahun ini.
Hasilnya ditemukan data KTP dan Paspor beberapa Jemaah Calon Haji, berbeda. Sunardin mengungkapkan, perbedaan disebabkan pada data KTP Jemaah Calon Haji saat mendaftar, dan KTP baru saat mengurus Paspor. Namun masalah ini, menurut Sunardin, sudah diselesaikan.
“Kami mengacu pada permintaan paspor, jadi kita temukan beberapa orang terdeteksi bahwa beda di KTP awal pada saat dia melakukan pendaftaran, kemudian setelah dia mengeluarkan KTP elektronik, digunakan untuk mengurus paspor, namun ini sudah diselesaikan,” bebernya.
Dari 294 orang Jemaah Calon Haji yang diberangkatkan, beberapa orang mengundurkan diri, karena penggabungan mahram.
“Beberapa orang yang melakukan penundaan (keberangkatan) akibat penggabungan mahram, istrinya masuk, suaminya tidak,” katanya.
Sementara 114 Jemaah Calon Haji Lansia Kuota tahun 2022, yang batal diberangkatkan tahun ini (2022), akan menjadi prioritas pemberangkatan pada tahun 2023 mendatang.
“Untuk Lansia ini akan menjadi prioritas (pemberangkatan) tahun 2023, memang program pemerintah, lansia ini diberi jatah khusus,” tegas Sunardin.
Sunardin mengimbau kepada Jemaah Calon Haji lansia kuota tahun 2020, yang batal berangkat tahun ini (2022), bersabar. Yakinlah, Ibadah Haji ini, adalah panggilan Allah SWT.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







