KENDARI, Tirtamedia.id – Jelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru), Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menurunkan 3.043 personel yang bakal berjaga di 121 Pos yang ada di Sultra.
121 Pos tersebut terdiri dari 48 Pos Pengamanan (PAM), 15 Pos Pelayanan (YAN), 7 Pos Terpadu, 10 Pos Pelabuhan, 4 Pos Bandara dan 37 Pos di Gereja.
Untuk total PAM yang diturunkan sebanyak 3.043 personel yang terdiri dari 115 personel Polda, 801 personel Polres, 413 personel TNI dan 1.714 personel dari instansi lainnya.
Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, seluruh perwakilan personel telah mengikuti upacara gelar pasukan operasi ‘Lilin Anoa 2021″ di Polda Sultra, Kamis (23/12/2021).
“Operasi ini mengangkat tema, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Nataru 2022 di wilayah hukum Polda Sultra,” ujarnya.
Waris menyebut, adanya pembagian tugas dari personel gabungan nantinya, masyarakat yang akan merayakan Nataru bisa terlindungi dan aktivitas bisa berjalan damai tanpa gangguan serta hambatan dari berbagai pihak.
Gubernur Sultra, Ali Mazi menekankan kepada seluruh masyarakat Sultra agar perayaan Nataru kali ini tidak dilakukan dengan cara-cara yang bertentangan dengan aturan. Kondisi saat ini, katanya, pandemi Covid-19 masih terjadi apalagi adanya virus varian baru.
“Jangan ada ugal-ugalan, apalagi tidak menaati protokol kesehatan agar terhindar dari varian baru Omicron,” tegasnya.
Ali Mazi menambahkan, semua elemen harus bergandeng tangan baik, TNI, Polri, Pemda Sultra, instansi-instansi lainnya termasuk masyarakat sendiri harus menjaga keamanan dan keselamatan demi Sultra yang aman.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







