KENDARI, Tirtamedia.id – Guna meningkatkan kualitas serta efektivitas pembelajaran di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) gencar mencanangkan sejumlah program.
Salah satunya melalui program pelatihan guru calon Master Teacher. Dimana program pelatihan ini sudah mulai dilaksanakan Dikbud Sultra, sejak awal dan bakal berlangsung hingga akhir tahun 2022.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra, Husrin menjelaskan program tersebut merupakan pembentukan pusat pelajar guru yang diharapkan dapat menjadi pelatih bagi guru atau tenaga pengajar lainnya.
“Dengan harapan bahwa di 2023, mereka ini bisa menjadi pelatih bagi guru-guru yang lain. Dalam upaya memperbaiki kualitas pembelajaran, khususnya kepada anak-anak kita di sekolah,” kata Husrin Rabu (31/08/2022).
Husrin menjelaskan program master teacher merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dikbud Sultra dalam merespon lemahnya kualitas pendidikan di Sultra.
“Jadi program ini merupakan buah pemikiran beliau Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio untuk bagaimana mengangkat kualitas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran,” ucapnya.
Selain program pelatihan guru calon master teacher, saat ini Dikbud Sultra juga tengah menjalankan program pemetaan guru pegawai negeri sipil (PNS) dalam menciptakan pemerataan guru disekolah-sekolah.
“Terkait dengan upaya pemerataan guru yang menjadi persoalan selama ini, dimana kondisi guru kita tidak tersebar secara merata. Sehingga masih ada sekolah-sekolah yang lebih dominan honorer dalam melaksanakan aktivitas proses pembelajaran. Olehnya itu perlu adanya pemerataan terhadap guru-guru kita,” ungkapnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara berharap dengan adanya sejumlah program yang tengah dijalankan saat ini, permasalahan terkait persoalan tidak meratanya guru serta upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di Sultra dapat segera teratasi.
Penulis : Husni Mubarak







