Konawe Utara, tirtamedia.id – Ahmadia Ahmad lelaki 45 tahun Warga Desa Alenggo Kecamatan Langgikima seorang penambang di Kabupaten Konawe Utara (Konut), ditemukan meninggal dunia oleh tim gabungan Basarnas Kendari setelah terseret arus saat menyeberangi sungai menuju lokasi tambang tempatnya bekerja.
Insiden tragis ini terjadi pada Senin 5 Agustus korban menuju ke lokasi tambang dengan berjalan kaki, didalam perjalanannya menuju tambang tersebut, sekitar pukul 08.36 Wita korban menyebrangi sungai, pada saat menyebrang, korban terseret arus yang menyebabkan korban terbawa arus dan tenggelam, rekan korban pada saat itu langsung berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Tim gabungan Basarnas Kendari segera melakukan pencarian setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang sungai, baik di permukaan air maupun di dasar sungai, menggunakan peralatan penyelamatan yang lengkap.
Setelah upaya pencarian yang intensif, tubuh Ahmadia akhirnya ditemukan pada Kamis 8 Agustus 2024 sore, sekitar 7,4 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan.
Jenazah Ahmadia kemudian dievakuasi dan dibawa ke puskesmas langgikima.
“Dengan telah ditemukannya korban tersebut dalam keadaan MD, Ops SAR Kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang yang tenggelam akibat terseret arus disungai Alenggo Kecamatan Langgikima dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” Kata Amiruddin, Kepala Basarnas Kendari.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dalam bekerja, terutama di lingkungan yang memiliki risiko tinggi seperti lokasi tambang. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir, dan semua pihak dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja.(**)







