KENDARI, Tirtamedia.id – Kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirim 99 atletnya untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVII 2022 yang diselenggarakan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada 17 – 26 November 2022.
Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sultra, Nur Arafah mengatakan, 99 atlet tersebut terdiri dari 55 putra dan 44 putri, dan pada POMNas 2022 dari 14 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan ada 10 cabor yang akan diikuti oleh kontingen Sultra.
“Cabor yang dipertandingkan ada 10 yakni, atletik, badminton, futsal, taekwondo, panjat tebing, petanque, pencak silat, renang, sepak takraw, dan karate,” ujarnya Rabu (2/11/2022)
Nur Arafah mengungkapkan, para atlet berasal dari 3 perguruan tinggi berbeda yakni Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka.
Ia menjelaskan, para atlet yang mewakili kontingen Sultra merupakan hasil dari seleksi yang ketat, dan telah dipersiapkan kurang lebih 2 bulan agar dapat berpartisipasi pada Pomnas 2022.
“Kita melakukan seleksi, baik di daerahnya, perguruan tinggi, maupun seleksi lewat training center,” jelasnya.
Nur Arafah pun berpesan para atlet yang bertanding dapat mencapai prestasi terbaik mereka. Tidak hanya itu, ia juga memberikan target agar kontingen Sultra dapat masuk 10 besar, sama seperti di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2022.
“Peksiminas kemarin kita berhasil masuk nomor 7 provinsi, tentu pada Pomnas ini kami juga menargetkan bisa masuk 10 besar dengan meraih medali yang lebih baik lagi,” tutupnya.
Penasihat Badan Bapomi Sultra, Zamrun Firihu juga berpesan agar para atlet menjaga kesehatan, kekompakan, komunikasi yang lancar antar atlet, official dan pelatih, serta menjaga almamater.
“Berikan yang terbaik di semua babak. Anggap saja seperti pertandingan final memperebutkan medali. Selamat bertanding menuju Pomnas 2022 selamat menyongsong medali,” harapnya.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







