KENDARI, turtamedia.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mencatat 168 kendaraan roda dua dan roda empat terjaring dalam operasi patuh anoa yang digelar mulai 15 hingga 28 Juli 2024.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas atau Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Syahrul. Senin (29/07/2024).
Syahrul mengatakan kendaraan yang terjaring dalam razia umumnya karena tidak dilengkapi dokumen lengkap serta menggunakan knalpot brong atau bogar.
“Dari 168 kendaraan yang terjaring terdapat 126 kendaraan roda 2 dan 4 tidak memiliki dokumen lengkap dan 48 berknalpot brong,” katanya.
Syahrul mengungkapkan jumlah kendaraan yang terjaring dalam operasi patuh anoa 2024 menurun di banding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya hal itu karena kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan berlalu lintas mulai meningkat.
“Dalam operasi ini tingkat kesadarannya masyarakat sudah semakin meningkat berkat mungkin karena sering adanya operasi-operasi yang kita laksanakan pada sebelum-sebelumnya,” ucapnya.
AKP Syahrul berharap masyarakat terus menjaga keselamatan berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas untuk meminimalisir angka kecelakaan.
Reporter : Husni Mubarak.







