KENDARI, Tirtamedia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal membenahi sejumlah fasilitas yang ada di Pasar Sentral Wua-wua, di Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Hal ini dilakukan agar aktivitas jual beli di pasar tersebut bisa ramai kembali.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat ditemui mengatakan, sejak pasar tersebut mengalami kebakaran pada tahun 2010, para pedagang mulai beralih lokasi.
Ditambah lagi, beberapa fasilitas mulai rusak dan kawasan yang kumuh membuat pembeli kurang berminat untuk berbelanja di tempat itu.
Untuk mengantisipasi itu, Pemkot Kendari bersama instansi terkait bakal menemui sejumlah pedagang dan melakukan hearing guna meramaikan kembali pasar tersebut seperti beberapa tahun silam.
“Kami memohon dukungan dari seluruh warga, terkhusus kepada warga yang sudah memiliki kios atau los di Pasar Baru untuk kita duduk bersama, kita rembukkan bagaimana sebaiknya kita kembalikan masa kejayaan Pasar Baru itu,” ujar Asmawa Tosepu.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala menjelaskan, kesimpulan dari kunjungan Pasar Sentral Wua-wua yakni harus ada pembenahan dari segi fasilitas secara keseluruhan, terutama sirkulasi udaranya.
“Sirkulasi udara tidak lancar di dalam apalagi di lantai 2, bagaimana caranya pengunjung mau datang ke atas kalau satu atau dua menit sudah berkeringat di dalam. Selain itu, dalam pembenahan fasad ini akan ada penambahan tangga dari luar yang langsung menuju ke lantai dua, dengan harapan akan mempermudah pengunjung mengakses lantai dua,” jelasnya.
Rizki juga membeberkan selain pembenahan fasad, zonasi para penjual seperti penjual ikan, sayur, sembako dan lain-lain akan diatur kembali, serta pembebasan lahan belakang pasar juga akan dilakukan untuk digunakan sebagai lahan parkir.
“Zonasi para pedagang akan coba di atur kembali, mereka sudah minta juga kalau misalnya pedagang elektronik mau masuk akan disediakan tempatnya, bagaimana caranya mereka bisa tertampung semua disini. Bahkan, semua pedagang yang di Pasar Panjang bisa berpindah kembali di Pasar Baru,” bebernya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan UMKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae mengatakan, wacana pengaktifan kembali Pasar Baru ini telah dicanangkan dan dibahas bersama instansi-instansi terkait.
“Rencananya pasar ini akan diaktifkan kembali, mereka akan berkoordinasi akan mengumpulkan para pedagang, agar mengetahui kendala serta unek-unek mereka,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya wacana dan strategi yang telah didesain oleh pemerintah yang baru, Pasar Baru diharapkan dapat menjadi sentral bagi pasar-pasar lainnya di Kota Kendari.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







