JAKARTA, tirtamedia.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, menghadiri Rapat Pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Tahun 2024 dan pembukaan Rapat Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional di Istana Wakil Presiden RI pada Jumat (4/9/2024).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, yang juga merupakan Ketua Harian KNEKS. Dalam arahannya, Wakil Presiden menekankan pentingnya pengembangan ekonomi syariah yang dapat berjalan berdampingan dengan ekonomi konvensional, guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, menyampaikan bahwa KNEKS berhasil merealisasikan 13 program prioritas pada 2024, termasuk percepatan sertifikasi halal untuk UMK dan transformasi pengelolaan wakaf uang nasional.
“Hingga September 2024, KNEKS telah membentuk 31 Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di seluruh Indonesia, ” ujarnya.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang turut hadir, menekankan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk berkembang. Kementerian Keuangan mendukung pengembangan ini melalui APBN, di antaranya melalui program kredit usaha rakyat (KUR) syariah dan penerbitan sukuk negara.
Menanggapi arahan tersebut, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan ekonomi syariah di Sultra. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha di wilayahnya untuk mencapai Indonesia Maju 2045.
“Sebagai langkah konkret, Pemprov Sultra telah meresmikan Zona Khas Al Alam, yang akan dilengkapi dengan stall UMKM modern dan sertifikasi halal,” kata Andap.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, serta para gubernur seluruh Indonesia.(*)







