Kendari, tirtamedia.id – Dalam rangka siap jaga harga di pasar (SIGAP) dengan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog kantor wilayah Sultra mendistribusikan sebanyak 20 ton beras di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di kota kendari, pada Senin (28/8/2023).
Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Andriansyah mengatakan, bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menjaga stok dan menstabilkan harga beras.
“Ini kan untuk menstabilkan harga, kita semua drop di seluruh Indonesia secara serentak, begitu juga di Sultra di seluruh kabupaten/kota,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa beras SPHP itu didistribusikan kepada para pedagang dan pengecer yang ada di pasar tradisional maupun ritel modern.
“Kegiatan ini kan untuk membantu menstabilkan harga dan kita kasih ke pedagang pedagang pengecer yang ada di pasar-pasar tradisional,” jelasnya.
Ardiansyah menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya mendistribusikan sebanyak 20 ton beras SPHP kepada para pedagang dan ritel modern yang ada di Kota Kendari.
Beras SPHP yang didistribusikan Bulog Kanwil Sultra kepada pedagang tradisional dan ritel modern di Kota Kendari.
“Kalau untuk yang di Kota Kendari sendiri, di pasar Kota Kendari itu kita distribusikan 20 ton,” ungkapnya.
“Makanya masyarakat tidak perlu khawatir karena stoknya aman lah untuk sampai Desember untuk program Sigap di pasar-pasar tradisional dan ritel modern,” tambahnya.
Adapun harga beras SPHP, lanjutnya, para pedagang diwajibkan menjual seharga Rp9.450 per kilogramnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Lapulu Kota Kendari Kamrin mengatakan, bahwa kedatangan Bulog dalam pendistribusian beras tersebut sangat terbantu.
“Apalagi dengan harga yang terjangkau,” ucap Kamrin.
Reporter : Dandy







