Aceh, tirtamedia.id – Cabang olahraga dayung kembali menorehkan prestasi gemilang bagi kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) di PON XXI Aceh-Sumut. Minggu (15/9/2024).
Tim TBR (Traditional Boat Race) 12 crew putra 500 meter berhasil menyabet medali perak dengan catatan waktu 01:58.43 detik. Mereka hanya terpaut tipis dari Jawa Barat yang meraih medali emas dengan waktu 01:57.25 detik, sementara medali perunggu diraih oleh Papua Barat dengan waktu 01:58.66 detik.
Pelatih dayung Sultra, Alwin, mengungkapkan rasa bangga sekaligus kekecewaan terkait minimnya dukungan yang diterima timnya.
“Ini adalah hasil dari perjuangan keras anak-anak, meski mereka harus menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk minimnya dukungan dari KONI Sultra. Bahkan, hal dasar seperti urusan makanan pun menjadi tantangan yang harus dihadapi tim kami selama persiapan,” ungkap Alwin.
Meskipun harus berjuang di tengah kondisi yang serba terbatas, tim dayung Sultra tetap menunjukkan mental juara. Medali perak ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan dedikasi para atlet mampu mengatasi segala rintangan, bahkan dalam situasi yang jauh dari ideal.
“Sultra masih bisa bersaing, tapi dukungan yang lebih baik sangat kami butuhkan agar hasil yang lebih optimal bisa diraih,” tambah Alwin.
Medali perak ini pun semakin memperkaya kontribusi cabang dayung bagi kontingen Sultra, sekaligus menegaskan pentingnya perhatian dan dukungan yang lebih baik untuk para atlet.
Dengan tambahan medali perak, Cabor dayung telah mengoleksi 4 medali perak dan 2 perunggu.(*)







