KENDARI, tirtamedia.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari nomor urut 4, Aksan Jaya Putra dan Andi Sulolipu, memaparkan visi serta program unggulan mereka terkait tata ruang dan perlindungan masyarakat rentan dalam debat publik kedua Pilwali Kendari yang digelar pada Senin (11/11/2024).
Pasangan ini menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan Kendari sebagai kota yang ramah lingkungan, modern, dan lebih mengedepankan hak-hak masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak.
Aksan Jaya Putra mengungkapkan bahwa tata ruang yang terintegrasi akan menjadi fokus utama dalam visi mereka untuk Kendari. Program penataan ruang ini bertujuan menciptakan kota yang aman, nyaman, dan memiliki kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, rencana tata ruang mereka juga akan disesuaikan dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kendari, dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
“Kami berkomitmen menciptakan penataan ruang yang modern dan berkualitas, yang dapat melindungi kaum rentan, perempuan, dan anak-anak dalam beraktivitas dan bertumbuh kembang,” ujar Aksan.
Salah satu program unggulan pasangan nomor urut 4 adalah pengembangan kawasan strategis baru di Kendari. Kawasan ini mencakup pembangunan Central Business District (CBD) sebagai pusat kegiatan ekonomi baru, revitalisasi kota lama yang akan dijaga sebagai cagar budaya, serta pengembangan industri dan pelabuhan. Selain itu, mereka juga menargetkan pengembangan kawasan wisata di Kebun Raya Nanga-Nanga yang akan dikembangkan menjadi wisata edukasi bertaraf internasional.
Menanggapi tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kendari, Aksan Jaya Putra menyatakan bahwa mereka akan memaksimalkan peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan.
“Kami akan memastikan perlindungan bagi perempuan dan anak dengan membangun rumah aman serta mengembangkan sistem pengaduan terintegrasi yang terhubung langsung dengan pihak kepolisian,” tegasnya.
Selain itu, pasangan ini berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di kota dengan pemasangan CCTV di berbagai titik strategis untuk mengurangi potensi terjadinya kekerasan.
Paslon nomor urut 4 juga memiliki rencana pembangunan kawasan industri terpadu di Kendari, yang mencakup pembangunan pabrik baterai. Namun, mereka memastikan bahwa pengembangan industri tidak akan mengabaikan keberlanjutan sektor pariwisata lokal.
“Kami akan memastikan bahwa kawasan industri tetap berjalan seiring dengan keberlanjutan kawasan wisata. Masyarakat lokal akan diberdayakan dan dilibatkan dalam perencanaan serta manfaat pembangunan ini,” ungkap Andi Sulolipu.
Dengan berbagai program strategis yang telah disusun, pasangan Aksan-Andi berharap dapat membawa Kendari menuju masa depan yang lebih maju, ramah lingkungan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Mereka berkomitmen untuk menciptakan Kendari sebagai kota yang tidak hanya mengedepankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan sosial yang merata bagi semua lapisan masyarakat.(M1)







